Alapakguru: December 2017

Menimbang Buku Bacaan Berjenjang dalam Semangat Literasi

Ala Pak Guru | 12/02/2017 12:09:00 pm |
Gambar Guru dan Anak-Anak
Lebih dari seperempat abad silam, tepatnya tanggal 8 September 1964, Organisasi Pendidikan Keilmuan  dan Kebudayaan PBB atau dikenal dengan United Nations Educational, Scientifik and Cultural Organization telah menetapkan 8 September sebagai hari Literasi Internasional. Penetapan tersebut dilakukan untuk mengingatkan dunia, termasuk kita yang tinggal di Indonesia akan arti penting budaya baca-tulis. (jateng.tribunnews.com/9/9/2016).
Diberitakan dalam (republika.co.id/1/8/2015) Hasil studi the Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) melalui program PISA-nya menunjukkan kemampuan siswa Indonesia dalam bidang literasi masih tertinggal dari negara lain, berada pada ranking 61 pada 2012. Hanya 1,5 persen siswa Indonesia yang mencapai level empat, sisanya pada level tiga ke bawah dari tujuh level penjenjangan program PISA. Hal ini berarti, hanya 1,5 persen siswa Indonesia yang punya kemampuan menjawab soal yang perlu pemikiran, sisanya pada peringkat kemampuan menjawab soal hafalan. Siswa Indonesia lebih mampu menghafal daripada berpikir.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...